ayuutami.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Beranda Tips Ayu
Tips
Kategori untuk isi situs mengenai tips Ayu Utami untuk pengunjung situs.

Surat dan Curhat

E-mail Cetak PDF

(Jawaban umum untuk surat-surat yang masuk ke Klinik Penulisan Ayuutami.com dari 21 Nov 2008 hingga 13 Jan 2009)

Salam,
Maaf kalian harus menunggu lama untuk jawaban ini. Ayuutami.com masih mengalami persoalan teknis dan mencoba terus memperbaikinya.

Kebanyakan tulisan yang masuk ke klinik masih berbentuk curhat, atau surat. Ada sedikit yang sudah merupakan cerpen dan opini. (Oh ya, untuk yang tak begitu menguasai bahasa Indonesia kontemporer, "cerpen" singkatan dari cerita pendek, "curhat" curah hati.)
Apa persoalannya?
Surat atau curhat adalah salah satu bentuk tulisan juga. Sifatnya cenderung pribadi. (Malah, meleset-meleset, bisa jadi narsis ;) ) Karena sifatnya pribadi, apalagi ngomongin-diri-sendiri, kita harus yakin bahwa pembacanya tertarik pada kita. Kalau pembaca tidak tertarik pada kita dan persoalan pribadi kita, kenapa juga mereka buang-buang waktu untuk baca kita punya tulisan?
Nah, karena itu media umum jarang pakai bentuk surat dan curhat. Kecuali untuk rubrik Surat Pembaca, yang tak boleh lebih dari seribu karakter.

Bagaimana agar curhat dan surat jadi menarik?
Agar menarik, cari topik yang menarik orang banyak. Ingat, diri kita belum tentu menarik bagi orang lain, sebab kita bukan Cinta Laura. Karena kita juga bukan Sandra Dewi, maka topik tulisan harus menarik bagi orang lain.

Kesimpulan: Surat, curhat, cerpen, ataupun opini harus bisa menarik bagi orang.

TIPS:  LANGKAH-LANGKAH UNTUK MEMBUAT ORANG TERTARIK

Pemutakhiran ( Selasa, 13 Januari 2009 11:42 ) Lebih lanjut...
 

Menulis = Bermain Lego

E-mail Cetak PDF

 TIPS 1
Hakikat menulis adalah seperti bermain Lego

Tahukah Anda?
Lego, dalam Yunani klasik λέγώ, artinya: mengumpulkan, menyusun, merangkai kata dalam pernyataan.
Logos, λόγος, artinya: kata, wacana.

Menulis adalah mengumpulkan dan menyusun (seperti dalam Lego), untuk membentuk kata dan wacana (seperti dalam Logos).

Kenyataan di sekitar ktia "berserakan dan berantakan". Menulis adalah menyusun kembali "kenyataan-kenyataan" itu ke dalam susunan yang linear (lurus). 

Perhatikanlah bahwa kita bisa menyusun dengan pelbagai pola.

 

 

(Lego adalah mainan yang paling disukai Ayu waktu kecil. Bersama kakaknya, ia menabung untuk bisa membangun kota Lego. Sekarang, Ayu menjadi penulis dan kakaknya menjadi arsitek.

Lego mengajari Ayu menabung dan menyusun apapun.)

Ingin belajar menulis bersama Ayu?

 Kirimkan contoh tulisanmu This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it . Tulisan yang kamu kirim minimal sepanjang 2.000 karakter dan maksimal 3.000 karakter. Karya dikirim di dalam badan surat (in-line) dan bukan dalam bentuk lampiran (attachment). Ayu akan mengomentari tulisan kamu sesuai apa yang dibahas dalam rubrik ini.

Webmaster

 

Pemutakhiran ( Rabu, 28 Januari 2009 02:46 )
 

Bagaimana Cara Menulis?

E-mail Cetak PDF

Bagaimana menuangkan ide?
Ide adalah ibarat keping-keping lego atau puzel. Kumpulkanlah yang kira-kira bisa saling dipasangkan. Setelah ada beberapa keping, coba susun. Setelah mulai tersusun, biasanya kita bisa menyadari bagian mana yang belum lengkap. Lengkapilah agar menjadi utuh.
Prosa yang utuh biasanya memiliki tiga bagian: pembuka, isi, dan penutup.

Seperti apa pembuka, isi, dan penutup baik?
Pembuka seharusnya cukup pendek untuk menjelaskan ke mana cerita kira-kira berjalan. Dalam film, sepuluh menit pertama harus sudah bercerita tentang masalah utama kisah itu.  Isi harus lebih panjang daripada pembuka dan penutup, dan harus bergerak menuju klimaks. Penutup menjelaskan penyelesaian konflik-konflik yang ada dalam isi. Biasanya ringkas.
Cerita pop yang standar seperti makanan. Pembukanya segar-gurih agar kita ingin melanjutkan menu berikutnya.  Santapan utamanya harus nikmat dan berisi agar kita kenyang. Penutupnya manis. Bisa juga manis dan pahit sekaligus, seperti sepotong tiramizu dan secangkir espresso.

Bagaimana membuat cerita?
Ide cerita boleh apa saja. Tapi, sebuah cerita yang menarik harus memiliki satu hal ini: ketegangan atau suspens.

Bagaimana membangun ketegangan?
Pertama, ketegangan dibangun dari kemungkinan ya dan tidak. Ini cara paling gampang. Misalnya, membuat tokoh utama menginginkan sesuatu. Contoh: Pinokio ingin menjadi manusia sungguhan. Ketegangan terbangun seputar apakah Pinokio berhasil menjadi manusia, atau ia tetap boneka kayu selamanya.
Kedua, ketegangan dibangun dari kejutan. Ini lebih sulit dari yang pertama. Sebab, untuk membuat kejutan yang mengasyikkan, penulis harus lebih dulu membangun unsur-unsur yang diperlukan.  Kalau tidak, kejutan itu hanya akan menjadi kebetulan yang menjengkelkan.

Bagaimana mengatasi mentok-penulisan?
Biasanya kita merasa jalan buntu jika kita terlalu tidak berjarak, sehingga kita tidak bisa melihat ada jalan lain. Ambillah jarak. Istirahat dan tinggalkan tulisan yang buntu itu selama beberapa hari (bisa juga beberapa pekan). Ketika menengok kembali, cobalah pakai cara pandang baru. Kembali lihat ide-ide seperti keping-keping lego atau puzel. Jangan-jangan kita memasang kombinasi yang salah. Jangan-jangan susunannya perlu diganti. Jangan-jangan ada keping yang masih harus diambil dari tempat lain.

Bagaimana mengatasi kehabisan ide?
Banyak membaca dan mendengarkan pihak lain. Enam puluh persen pekerjaan menulis adalah membaca.

Apa betul, agar bisa menulis maka tulis saja segala yang terlintas di benak?
Cara itu bolehlah untuk catatan harian. Untuk menghasilkan tulisan yang dibaca orang banyak,  sebaliknya pikirkan apa yang dibutuhkan orang banyak (termasuk diri kita sebagai bagian dari orang banyak).

Bagaimana agar tidak takut menulis?
Agar tidak takut, jangan terlalu memikirkan diri sendiri. Segala rasa takut datang dari terlalu banyak memikirkan diri sendiri.

Pemutakhiran ( Jumat, 21 November 2008 20:21 )
 

10+1 Tips Habitus Baru

E-mail Cetak PDF
 
Apa itu “Habitus Baru”? Gaya hidup baru, kebiasaan baru! Karena dunia sekarang punya masalah dan tantangan baru.
Para aktivis bisa melihat “Habitus Baru” sebagai panggilan sosial. Para beragama bisa menanggapinya sebagai panggilan religius. Para fashionista bisa menganggapnya gaya hidup yang lebih trend di zaman global warming. Inilah 10+1 tips untuk ber-habitus baru:

1. Kita adalah yang kita makan
Pepaya, jeruk, mangga, wortel membuat kulit kita segar. Bit membuat hati, jantung, dan rahim kita merah seperti insang yang sehat, sekaligus lebih tahan kanker. Pisang adalah sumber tenaga. Kedelai adalah sumber kalsium nabati.

2. Kita adalah yang kita buang
Bukan yang masuk ke dalam mulut kita yang najis, tapi yang keluar dari mulut kita. Yang masuk ke mulut kita hanya akan menjadi kita. Tapi yang keluar dari kita akan menjadi bagian dunia. Yaitu, sampah dan perbuatan kita!

3. Iseng-iseng, perhatikan isi tempat sampah Anda setelah seminggu (misalnya ketika tak ada tukang sampah karena libur lebaran). Kita akan tahu bahwa orang yang cantik dan beradab pun tak hanya mengeluarkan tinja (yang memang disimpan rapat di septik tank), tetapi juga menghasilkan setumpuk kebusukan (yang tak bisa disimpan karena tak cukup tempat).

4. Kurangi makan daging dan lemak
Dari tempat sampah kita tahu, bilatung sangat suka pada daging dan lemak. Kita adalah tempat sampah kita. Kalau mau berimbang, makananlah secara berimbang. Sejujurnya, sampah vegetarian lebih baik daripada sampah karnivora.

5. Keajaiban biopori 1
Buatlah biopori, liang yang kita gali di halaman. Lubang ini bisa menjadi serapan air hujan agar tak cepat banjir. Tapi, lebih hebat lagi, ia menjadi tempat memproses sampah dapur/organik rumah. Lihat www.biopori.com .

6. Keajaiban biopori 2
Dengan biopori di halaman, kita tak perlu lagi menyimpan sampah dapur dalam bak plastik di dalam rumah. Setiap selesai makan, kita bisa langsung cemplungkan sisa makanan ke dalam liang biopori. Bisa juga lapisi daun kering di atas ampas dapur yang tak sedap dipandang itu. Beres! Tak ada lagi sisa makanan jorok di ember dapur menunggu untuk dibuang ke bak depan.

7. Keajaiban biopori 3
Kalau setiap habis makan kita langsung buang ampas ke biopori, dengan sendirinya kita sudah memilah sampah tahap 1! Maka, di bak sampah rumah kita tinggal sampah non-organik: plastik, kertas, debu, dll.

8. Keajaiban hewan peliharaan 1
Anjing dan kucing purba mendekatkan diri ke goa untuk mendapat sisa makanan manusia purba! Anjing dan kucing modern tetap bisa melakukan proses pertama pada sisa makanan kita. Memakan yang masih bisa dimakan! Setelah itu, baru sisa mereka dibuang ke biopori sebagai makanan cacing dan mikroorganisma tanah.

9. keajaiban hewan peliharaan 2
Tikus memang suka mengobrak-abrik isi liang biopori. Tapi anjing akan memberi pelajaran pada para tikus itu sehingga mereka kapok untuk mengganggu biopori kita. Tikus dan kecoak kota adalah tanda tidak seimbangnya rantai kehidupan kita. Hewan peliharaan yang pas bisa membantu menyeimbangkannya lagi.

10. Aturlah sampah non-organik. Botol dengan botol, kertas dengan kertas, platik dengan plastik agar lebih mudah bagi pemulung. Pemulung itu bukan pengganggu. Pemulung adalah seperti mikroorganisma yang membantu kita mengurai sampah non organik, jika semua dikelola dengan baik.

+1. Marilah jangan jadi cantik sendiri tapi meninggalkan ampas tak senonoh bagi orang lain!


Pemutakhiran ( Selasa, 13 Januari 2009 15:45 )
 


Karya Terbaru Ayu Utami

bilangan_fu_1.jpg

Pencarian

Absensi

Sekarang ada 11 pengunjung sedang mengunjungi situs ini

Data Kunjungan

Content View Hits : 41442

Kutipan Buku

Tapi tak semua orang tabah menanggung misteri. Kebanyakan manusia adalah lemah dan suka berkuasa. Sebagian menjatuhkan misteri itu dari pundaknya ke tanah, dan menjelmalah cerita. Cerita yang indah masih mengandung jejak-jejak misteri itu. Tapi cerita yang buruk tak menyisakan lagi jejak-jejak misteri, sebab ia sepenuhnya menjelma kekuasaan. Yaitu, segala perintah dan larangan. (Bilangan Fu)

TJT (Tanya & Jawab Terkerap)

Bagaimana Cara Menulis?

Bagaimana menuangkan ide?Ide adalah ibarat...

Baca Komentar Ayu