Telah terbit novel terbaru Ayu Utami, Manjali dan Cakrabirawa. Bercerita tentang Marja, seorang gadis Jakarta, yang dititipkan berlibur oleh kekasihnya pada sahabat mereka, Parang Jati. Mereka menjelajahi alam pedesaan Jawa dan candi-candi. Perlahan tapi pasti, Marja jatuh cinta pada sahabatnya sendiri. Parang Jati membuka matanya akan rahasia yang terkubur di balik hutan: kisah cinta sedih dan hantu-hantu dalam sejarah negeri ini. Di antaranya, hantu Cakrabirawa.
Manjali dan Cakrabirawa adalah yang pertama dari Roman Misteri - Seri Bilangan Fu, serial yang berhubungan dengan novel Bilangan Fu. Jika Bilangan Fu lebih filosofis, seri ini lebih merupakan petualangan memecahkan teka-teki. Teka-teki itu berhubungan dengan sejarah dan budaya Nusantara, sehingga novel ringan ini membawa pembacanya mengenal kembali khazanah tersebut.

Candi Belahan adalah salah satu tempat yang dikunjungi Marja dan Parang Jati dalam Manjali dan Cakrabirawa. Candi petirtaan ini terletak di Gunung Penanggungan, Jawa Timur, dan dipercaya dibangun oleh, atau untuk, raja Airlangga (abad ke-11 Masehi). Peninggalan ini dikenal juga dengan nama Sumber Tetek--mengacu pada patung yang mengucurkan air dari payudaranya.