ayuutami.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
fisik sehat, fikir sehat

Rumah Hijau Ayu

E-mail Cetak PDF

 

Ada dua cara untuk go-green. Cara mahal atau cara murah. Ayu memilih cara murah. Ia tak punya uang untuk memasang panel surya atau membikin kebun di atap rumah.

Pemutakhiran ( Selasa, 10 Agustus 2010 18:14 ) Lebih lanjut...
 

Novel Terbaru Ayu: Manjali dan Cakrabirawa

E-mail Cetak PDF

 

Telah terbit novel terbaru Ayu Utami, Manjali dan Cakrabirawa. Bercerita tentang Marja, seorang gadis Jakarta, yang dititipkan berlibur oleh kekasihnya pada sahabat mereka, Parang Jati. Mereka menjelajahi alam pedesaan Jawa dan candi-candi. Perlahan tapi pasti, Marja jatuh cinta pada sahabatnya sendiri. Parang Jati membuka matanya akan rahasia yang terkubur di balik hutan: kisah cinta sedih dan hantu-hantu dalam sejarah negeri ini. Di antaranya, hantu Cakrabirawa.

Manjali dan Cakrabirawa adalah yang pertama dari Roman Misteri - Seri Bilangan Fu, serial yang berhubungan dengan novel Bilangan Fu. Jika Bilangan Fu lebih filosofis, seri ini lebih merupakan petualangan memecahkan teka-teki. Teka-teki itu berhubungan dengan sejarah dan budaya Nusantara, sehingga novel ringan ini membawa pembacanya mengenal kembali khazanah tersebut.

Candi Belahan adalah salah satu tempat yang dikunjungi Marja dan Parang Jati dalam Manjali dan Cakrabirawa. Candi petirtaan ini terletak di Gunung Penanggungan, Jawa Timur, dan dipercaya dibangun oleh, atau untuk, raja Airlangga (abad ke-11 Masehi). Peninggalan ini dikenal juga dengan nama Sumber Tetek--mengacu pada patung yang mengucurkan air dari payudaranya.

 

Pemutakhiran ( Sabtu, 17 Juli 2010 16:18 )
 

Jin Plagiat

E-mail Cetak PDF

Siapa yang lebih plagiat: guru besar yang mencontek tulisan orang, atau jin yang "mencontek" wajah tuannya untuk meniduri murid tuan kiai?
Tidak percaya? Percaya tak percaya, kedua berita itu muncul di media massa pekan-pekan belakang. Sama-sama terjadi di dunia pendidikan. Yang pertama adalah kisah mengenai seorang santri perempuan dari sebuah pesantren di Tangerang. Setelah gadis itu mengeluh tak enak badan, orangtuanya mendapati anaknya hamil beberapa bulan. Berceritalah si gadis bahwa pemimpin sekolahnya pernah melamar. Bukan sang kiai yang hendak menikahinya. Tapi--hm, percaya tidak percaya--jin "milik" sang kiai tertarik pada santri  itu. Si kiai hanya melamarkan.
Si gadis menolak. Apakah dia takut, atau setidaknya heran, entahlah. Barangkali jin-jin demikian dianggap biasa saja. Siapa tahu. Hanya saja, tahu-tahu dia hamil.

Lebih lanjut...
 


Halaman 1 dari 5

Karya Terbaru Ayu Utami

bilangan_fu_4.jpg

Pencarian

Absensi

Sekarang ada 4 pengunjung sedang mengunjungi situs ini

Data Kunjungan

Content View Hits : 41729

Kutipan Buku

Kebenaran itu selalu dalam future tense. Kebaikan selalu present tense. (Bilangan Fu)

TJT (Tanya & Jawab Terkerap)

Bagaimana Cara Menulis?

Bagaimana menuangkan ide?Ide adalah ibarat...

Baca Komentar Ayu

Dari Rak Buku

Cindy Adams Penyambung Lidah BK

News image

...

Baca Komentar Ayu