Totok tinggi, totok tetek
Di usia 20-an banyak cewek mulai sadar mereka kegemukan. Sementara teman-teman kecilnya merasa kegemukan, Ayu merasa kurang tinggi dan payudara kurang besar. (Begitulah, semua orang merasa tidak sempurna)
Ia pun mau rame-rame ke Om Leo, ahli totok yang konon bisa bikin awet muda Titik Puspa. Teman-teman Ayu minta totok langsing. Ayu minta gedein tetek sama tambah tinggi.
Rupanya permintaan yang agak sulit buat Om Leo. Tinggi bisa ditambah asal umur masih di bawah 21. Waktu itu Ayu sudah 24. Nah, tetek mungkin bisa diperbesar, tapi mungkin caranya agak riskan dituduh sexual harrassment, padahal totok itu dilakukan di depan semua pasien yang mengantri. Alhasil, Om Leo hanya berjanji menguruskan bagian lengan, supaya tetek jadi terlihat besar.
Karenanya, Ayu tidak diberi ramuan apapun yang membuatnya murus-murus dan tak lapar. Tapi, tanpa jamu pun, Ayu merasa berat badannya melorot. Padahal, Ayu cuma pingin ukuran behanya naik jadi 36, atau 34 C-lah.
Nah, karena jadi terlalu kurus itulah, Ayu ingin menambah lagi berat badannya. Karena tidak sabar, ia makan segala macam yang berlemak. Pisang goreng, es krim, coklat, segala kue dengan krim dan keju….
…dan dalam tiga bulan, ia sadar bukan montok yang ia dapat tetapi kulit jeruk! Muka Ayu jadi kayak kulit jeruk. Pori-porinya menganga.
Kadang, manusia harus mengalami dulu untuk percaya pada kata-kata bijak. Begitu juga: you are what you eat.
Itulah alasan Ayu menjalankan apa yang ia sebut sebagai “diet pori-pori.”. Dan soal tetek, lebih baik mengencangkannya dengan olah raga.








